Trisno PAS Band Masuk ICU, Gagal Ginjal dan Liver Bermasalah
23 July 2026, 10:45 WIB
Trisno, bassist PAS Band, tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan dirawat di ICU. Informasi ini disampaikan oleh drummer sekaligus rekan satu band, Sandy, yang memaparkan kronologi kondisi kesehatan Trisno. p>
"Sebenernya sudah beberapa tahun ini kami melihat ada yang ga beres sama kesehatan Trisno seperti kaki yang membengkak, agak kurus, tapi emang Trisno itu rock and roll banget, gak mau bener-bener periksa ke dokter," ujar Sandy PAS Band saat dihubungi Kapanlagi.com lewat pesan WhatsApp, Kamis (23/7/2026).
Beberapa bulan sebelumnya, kondisi tersebut sempat diperiksa secara medis dan ditemukan indikasi gangguan pada organ liver serta tekanan darah tinggi.
(kpl/far/phi)
Masuk Rumah Sakit Pekan Lalu, Kini di Perawatan Intensif
Kondisi Trisno dilaporkan memburuk hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit pada pekan lalu. Sebelum dibawa, tubuhnya disebut sudah sangat lemah saat berada di rumah.
"Baru minggu lalu akhirnya bener-bener kita bawa kerumah sakit karena udah lemah di rumah. Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira2 fungsinya tinggal 5%, dan harus cuci darah," ungkap Sandy.
Diagnosis tersebut membuat Trisno mendapat tindakan penanganan intensif. Ia kini dirawat di ICU sembari menjalani prosedur medis yang diperlukan sesuai arahan tim dokter.
Sinyal Awal yang Terlihat dan Hasil Pemeriksaan Medis
Menurut penuturan Sandy, tanda-tanda masalah kesehatan pada Trisno sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Gejala yang tampak antara lain pembengkakan pada kaki dan penurunan berat badan.
Di masa itu, Trisno juga disebut belum bersedia menjalani pemeriksaan menyeluruh ke dokter. Sikapnya yang tetap aktif dan enggan berobat sempat membuat proses penanganan tidak berjalan optimal.
"Hasil pemeriksaan beberapa bulan lalu memang ada indikasi gangguan di liver dan darah tinggi," ucapnya.
Cuci Darah Rutin, Opsi Cangkok Ginjal Dipertimbangkan
Setelah terdiagnosis gagal ginjal dengan fungsi organ yang tersisa sekitar lima persen, Trisno langsung dijadwalkan menjalani cuci darah secara rutin. Prosedur ini menjadi bagian dari perawatan lanjutan di rumah sakit.
"Kondisi terakhir masih intens cuci darah sampai ada kemungkinan untuk cangkok ginjal," pungkas Sandy.
Seiring berjalannya terapi, Trisno tetap berada di bawah pengawasan ketat tim medis. Opsi cangkok ginjal menjadi salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan ke depannya, menyesuaikan evaluasi kondisi terbaru.