Habib Jafar Ungkap Bukti Vidi Aldiano Orang Baik di Peringatan 40 Hari
19 April 2026, 10:50 WIB
Simak kisah haru Habib Jafar ungkap kebaikan Vidi Aldiano di momen peringatan 40 hari meninggalnya sang penyanyi. Baca selengkapnya di sini!
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nurul Hidayah saat keluarga dan sahabat berkumpul mengenang 40 hari wafatnya penyanyi berbakat Oxavia Aldiano atau yang akrab disapa Vidi Aldiano. Kehadiran pendakwah kondang, Husein Ja'far Al Hadar atau Habib Jafar, menjadi pendar kesejukan di tengah duka yang masih dirasakan keluarga besar pelantun lagu Nuansa Bening tersebut.
Siapa sangka, Habib Jafar mengupayakan kehadirannya secara maksimal meskipun harus menembus kemacetan ibu kota. Ia ingin memberikan dukungan spiritual dan doa secara langsung untuk sahabatnya yang telah berjuang melawan penyakit selama bertahun-tahun hingga menghembuskan napas terakhirnya di usia 35 tahun.
"Alhamdulillah bisa hadir, walaupun tadi bela-belain pakai sepeda motor supaya bisa sampai ke sini. Alhamdulillah bisa hadir walaupun tadi tidak menjanjikan untuk hadir dan menyampaikan tausiah ya. Tapi karena saya insyaallah diusahakan hadir minimal sore, Alhamdulillah bisa hadir secara offline dan bisa menyampaikan tausiah sebagai bekal buat kita dan doa buat Vidi," ucap Habib Jafar saat ditemui di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Dalam tausiahnya, Habib Jafar menyoroti karakter mulia yang dimiliki oleh suami dari aktris Sheila Dara Aisha tersebut. Menurut pandangan agamanya, ada ciri-ciri nyata yang menunjukkan bahwa Vidi wafat dalam keadaan yang baik. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang memberikan testimoni positif terhadap sosok almarhum.
Habib Jafar mengutip ajaran Nabi Muhammad SAW mengenai kesaksian masyarakat terhadap seseorang yang telah wafat. Ia menilai bahwa puji-pujian dan doa yang terus mengalir untuk Vidi merupakan simbol dari kualitas pribadi almarhum semasa hidupnya di dunia hiburan maupun di mata orang-orang terdekatnya.
"Ciri orang baik itu di antaranya yang terlihat pada almarhum Vidi adalah pertama, mendapat kesaksian baik dari orang-orang yang ada di sekitarnya yang mencintai dia. Itu kata Nabi Muhammad, kesaksian kepada mayit tentang kebaikan maupun keburukan itu nyata. Karena itu, mereka yang datang dan memberikan kesaksian baik ini tentu menjadi salah satu simbol tentang betapa baiknya almarhum Vidi," tuturnya.
Kehadiran puluhan pelayat yang tumpah ruah hingga hari ke-40 menjadi bukti kuat lainnya akan kecintaan masyarakat terhadap musisi yang lahir pada 29 Maret 1990 itu. Habib Jafar melihat bahwa semangat dan karya-karya Vidi akan terus membuat namanya tetap hidup di hati para penggemarnya meski raga sudah tiada.
"Kemudian, bahkan sampai hari ke-40 masih antusias, dan mungkin seterusnya akan tetap antusias. Dan yang kedua, menurut saya tepat langkah keluarga ketika membuat satu hal bahwa Vidi tetap hidup. Karena itu juga ciri orang-orang baik, bahwa ketika wafat dia tetap hidup dalam semangat, dalam karya, dan dalam kebaikan," tambahnya.
Seperti diberitakan, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, akibat kanker ginjal metastasis yang dideritanya sejak Desember 2019. Selama enam tahun masa perjuangannya, Vidi dikenal sebagai sosok yang sangat positif dan tidak pernah menunjukkan rasa menyerah di depan publik.
Habib Jafar menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kepergian Vidi memberikan dampak luar biasa bagi banyak orang. Ia bersyukur bisa mengenal sosok Vidi yang tidak hanya sukses dalam karier musik, namun juga berhasil meninggalkan warisan kebaikan yang akan selalu dikenang oleh keluarga dan para Vidies di seluruh Indonesia.