Atta Halilintar Edukasi Stop Bullying, Ingatkan Pelajar Soal Masa Depan Suram

19 April 2026, 19:59 WIB
Atta Halilintar Edukasi Stop Bullying, Ingatkan Pelajar Soal Masa Depan Suram

YouTuber sekaligus pengusaha sukses Muhammad Attamimi Halilintar atau yang lebih dikenal dengan nama Atta Halilintar baru saja mengunjungi sebuah sekolah di kawasan Depok. Kehadiran suami dari Aurel Hermansyah ini bertujuan untuk memberikan edukasi penting mengenai pencegahan tindakan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.

Atta merasa terpanggil untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para siswa agar tidak terjebak dalam perilaku negatif yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia menekankan bahwa menjadi seorang perundung bukanlah sebuah prestasi yang membanggakan, melainkan tanda dari masa depan yang kurang cerah.

"Ya, hari ini sharing-sharing sama anak-anak di sekolah di Depok sini tentang... say no to bullying. Kan ini edukasi sih," ucap Atta Halilintar saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Atta berpendapat bahwa tindakan perundungan, baik secara verbal maupun fisik, akan memberikan dampak jangka panjang bagi pelakunya. Ia memperingatkan para murid bahwa kebiasaan buruk yang dipupuk sejak sekolah akan sulit dihilangkan dan bisa menghambat kesuksesan di masa depan. "Dan yang pasti, untuk anak-anak di sekolah juga aku bilang, nggak ada kerennya gitu kalau kamu nge-bully teman kamu. Sama aja dengan kamu itu nanti madesu (masa depan suram), aku bilang," tuturnya tegas di hadapan para siswa.

Pria yang pada tahun ini menginjak usia 29 tahun tersebut ingin agar generasi muda lebih fokus pada hal-hal yang produktif dan inovatif. Daripada menghabiskan energi untuk menghina orang lain, Atta menyarankan agar para pelajar lebih giat menggali potensi diri, terutama dalam penguasaan teknologi yang akan sangat dibutuhkan di masa mendatang.

Aktivitas mengajar di sekolah ini memberikan kesan mendalam bagi putra sulung dari keluarga Gen Halilintar tersebut. Atta merasa pengalamannya ini sangat berharga, apalagi saat ini ia juga sedang mendidik anak-anaknya sendiri di rumah. Ia merasa interaksi dengan para murid membantunya mempersiapkan diri menghadapi masa depan buah hatinya.

"Ya, mungkin karena aku udah punya anak juga ya. Jadi aku tuh kan sekarang sudah menghadapi banyak pertanyaan-pertanyaan dari anakku. Jadi di sekolah juga... ketika ketemu ya, ini nanti anakku makin besar juga bakal kayak gini nih," jelas Atta mengenai refleksinya sebagai seorang ayah.

Kehadiran Atta di sekolah tersebut ternyata atas undangan salah seorang sahabat baiknya yang merupakan pemilik yayasan. Meski memiliki jadwal pekerjaan yang sangat padat, Atta menyempatkan diri untuk hadir demi memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Ia mengakui bahwa ilmu yang dimilikinya mungkin belum seberapa, namun ia berharap pendar motivasi yang diberikannya bisa menjadi modal berharga bagi para siswa. Atta ingin anak-anak memiliki mental yang hebat dan kuat dalam menghadapi cemoohan dari lingkungan sekitar.

Dengan gaya bicaranya yang santai namun berisi, Atta berhasil menarik perhatian para murid yang tampak sangat antusias mendengarkan ceritanya. Kegiatan edukasi ini diharapkan bisa menekan angka kekerasan di sekolah dan menciptakan suasana belajar yang lebih harmonis bagi seluruh siswa.

Sumber : KapanLagi.com