Cerai, Wardatina Mawa: Saya Tidak Mau dengan Lelaki Pengkhianat
05 March 2026, 15:46 WIB
Keputusan Wardatina Mawa untuk bercerai dari Insanul Fahmi sudah sangat bulat. Ia menegaskan bahwa sudah tidak ada kata kembali kepada pria yang sudah memberinya satu orang anak itu di kemudian hari. Baca selengkapnya di sini yuk...
Keputusan Wardatina Mawa untuk bercerai dari Insanul Fahmi sudah sangat bulat. Ia menegaskan bahwa sudah tidak ada kata kembali kepada pria yang sudah memberinya satu orang anak itu di kemudian hari.
Ketika menemui wartawan di Mabes Polri, Mawa menyebut bahwa ia sudah tidak mau lagi menjalani pernikahan dengan seorang lelaki yang tidak setia. Ia pun mempersilakan kepada Inara Rusli untuk memiliki Insanul Fahmi sepenuhnya dan berbahagia.
Baca berita Wardatina Mawa lainnya di Liputan6.com.
Mawa menegaskan bahwa ia sudah tidak mau lagi menjalani pernikahan dengan laki-laki pengkhianat. Karena itu, Mawa akan melanjutkan proses perceraiannya di Pengadilan Agama Medan usai Lebaran tahun 2026 ini.
"Tapi tolong jangan jelek-jelekkan saya terus ya. Saya punya harga diri, saya punya hak, saya punya hak untuk melepaskan semuanya dan saya tidak mau sama lelaki pengkhianat. Ya, mohon maaf ya saya bilang ya, dan saya tidak mau melanjutkannya lagi," ujar Mawa dengan kesal.
"Dari awal saya sudah menyampaikan kalau saya sudah tekad, saya tidak akan mau kembali lagi. Jadi tolong hargain dan hormati keputusan saya, dan saya tidak akan tergoyahkan dengan rayuan-rayuan maut apapun, dan saya minta tolong hargain keputusan saya dan jangan menyalahkan pihak manapun," tegas Wardatina Mawa saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (04/03/2026).
Mawa pun mengaku sudah mendaftarkan gugatan cerai secara resmi di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, sejak tanggal 26 Februari lalu. Nomor perkara gugatannya pun sudah keluar untuk kasus ini.
"Mungkin saya lebih memperjelas dan mempertegas juga di sini, saya sudah menggugat resmi menggugat di Pengadilan Agama Lubuk Pakam Medan dari tanggal 26, dan baru keluar nomor perkaranya 990 nomornya. Dan saya perlu pertegas di sini bahwasanya saya melakukan ini secara sadar," jelasnya.
Mawa juga menepis tuduhan Insanul yang menyebut bahwa keputusan cerai ini dipengaruhi oleh hasutan orang lain atau keluarga. Ia menegaskan bahwa orang-orang di sekitarnya hanya memberikan dukungan, bukan menyetir keputusannya. Mawa meminta Insanul untuk berhenti mencari kambing hitam atas kegagalan rumah tangga mereka.
"Jadi tolong jangan sampai ada menyalah-nyalahkan orang. Cukup aja saya sudah disakitin, saya sudah dizalimin, jadi tolong jangan, jangan selalu menyalahkan siapapun. Jangan menyalahkan si ini, itu, ini, itu. Ini murni pribadi dari saya sendiri," tutur Mawa.