Mi Jepang Ternyata Banyak Jenisnya! Yuk Kenalan Sambil Intip Rahasia Lezatnya Ramen Yes
26 March 2026, 18:01 WIB
Apa saja sih jenis mi di Jepang? Dan seperti apa cita rasa legendaris yang kini bisa dirasakan lewat inovasi Ramen Yes?
Kapanlagi.com - Di Jepang, mi bukan sekadar makanan cepat saji yang disantap untuk mengganjal perut. Mi adalah bagian dari budaya kuliner yang sudah mengakar selama ratusan tahun. Setiap jenis mi punya bahan dasar berbeda, tekstur khas, hingga cara penyajian yang unik. Bahkan, orang Jepang bisa mengenali jenis mi hanya dari bentuk dan tampilannya saja.
Menariknya lagi, di balik semangkuk mi, selalu ada cerita tentang teknik pembuatan, tradisi daerah, hingga filosofi rasa yang dijaga turun-temurun. Lalu, apa saja sih jenis mi di Jepang? Dan seperti apa cita rasa legendaris yang kini bisa dirasakan lewat inovasi Ramen Yes?

Harusame, Mi Bening dengan Tekstur Kenyal Ringan
Harusame dikenal sebagai mi transparan yang terbuat dari pati kentang, kacang hijau, atau ubi. Secara tampilan, harusame mirip bihun kaca karena warnanya bening dan tipis.
Teksturnya kenyal tetapi ringan, sehingga sering digunakan dalam hidangan berkuah, sup, atau salad ala Jepang. Karena rasanya netral, harusame sangat mudah menyerap bumbu dan kuah, membuatnya cocok dipadukan dengan berbagai cita rasa, baik gurih maupun segar.
Somen, Mi Tipis yang Identik Disajikan Dingin
Somen adalah mi gandum yang sangat tipis, bahkan lebih halus dari spaghetti. Mi ini biasanya disajikan dingin, terutama saat musim panas di Jepang.
Cara menikmatinya pun unik. Somen dicelupkan ke dalam saus tsuyu sebelum disantap. Teksturnya lembut, ringan, dan mudah ditelan, membuat somen terasa menyegarkan. Somen menunjukkan bahwa mi di Jepang tidak selalu identik dengan kuah panas.
Udon, Mi Tebal dengan Tekstur Lembut dan Mengenyangkan
Berbeda dengan somen, udon memiliki ukuran yang tebal dan tekstur yang lembut. Terbuat dari tepung gandum, air, dan garam, udon terkenal dengan sensasi kenyal namun empuk saat digigit.
Udon biasanya disajikan dalam kuah kaldu ringan berbasis kecap asin dan dashi. Karena ukurannya besar, udon terasa lebih mengenyangkan dan sering dijadikan comfort food saat cuaca dingin.
Soba, Mi Tradisional dengan Cita Rasa Khas Buckwheat
Soba terbuat dari campuran tepung gandum dan buckwheat (gandum hitam). Warna mi ini cenderung cokelat keabu-abuan dengan tekstur sedikit kasar.
Cita rasanya khas, sedikit earthy dan nutty. Soba bisa disajikan panas maupun dingin, dan dikenal sebagai mi yang lebih sehat karena kandungan nutrisinya. Di Jepang, soba bahkan sering disantap saat pergantian tahun sebagai simbol umur panjang.
Shirataki, Mi Rendah Kalori yang Unik
Shirataki terbuat dari serat tanaman konjac. Mi ini berwarna bening, kenyal, dan sangat rendah kalori. Karena hampir tidak memiliki rasa, shirataki mudah menyerap bumbu masakan. Teksturnya yang khas membuatnya sering digunakan dalam hidangan rebus atau tumis, terutama bagi mereka yang menjalani pola makan sehat.
Ramen, Mi Legendaris dengan Kuah Penuh Umami

Cita rasa ramen Jepang yang khas sebenarnya sangat ditentukan oleh profil rasa kuahnya. Di Jepang, ada beberapa taste profile utama yang menjadi identitas ramen di berbagai daerah. Misalnya shoyu, kuah berbasis kecap asin yang menghadirkan rasa gurih-asin yang seimbang dan nyaman di lidah. Lalu ada miso, dengan karakter rasa yang lebih rich, savory, dan sedikit manis, menghasilkan sensasi hangat yang terasa dalam. Ada juga shio (salt), kuah bening dengan rasa yang clean, ringan, tetapi tetap memiliki kedalaman rasa yang khas.
Selain bumbu dasar tersebut, kekuatan ramen Jepang juga terletak pada broth atau kaldunya. Banyak ramen menggunakan kaldu ayam yang dimasak lama untuk mengekstraksi rasa gurih alami yang kaya umami. Perpaduan antara bumbu dasar dan kaldu inilah yang menciptakan kuah ramen yang terasa kompleks, hangat, dan memanjakan.

Karakter rasa inilah yang kemudian dihadirkan dalam inovasi Ramen Yes dari WINGS Food. Mengusung mi dengan tekstur kenyal khas ramen serta racikan kuah dengan profil rasa ala Jepang, Ramen Yes menghadirkan pengalaman menikmati ramen yang praktis, tetapi tetap menghadirkan sensasi rasa yang mirip dengan ramen legendaris Jepang dari negeri asalnya.
Ramen Yes hadir dalam dua varian rasa yang sama-sama sugoi. Ramen Yes Hakata Chicken Ramen terinspirasi dari ramen khas Hakata dengan kuah paitan berwarna putih yang creamy, gurih, dan penuh umami. Kuahnya dibuat dari kaldu ayam yang dimasak dalam waktu lama, sehingga rasanya rich dan umami, pas banget buat dinikmati kapan saja.

Sementara itu, Ramen Yes Tokyo Yakitori Chicken hadir sebagai dry ramen yang terinspirasi dari yakitori khas Tokyo. Mengandalkan saus tare gurih manis, varian ini punya karakter rasa yang kuat dan beda. Sensasinya seperti lagi jajan yakitori di street food legendaris Tokyo, tapi dalam versi ramen yang praktis.
Yang bikin makin spesial, kedua varian ini dilengkapi dengan topping crispy tempura. Perpaduan tekstur creamy, umami, chewy, dan crispy dalam satu mangkuk benar-benar bikin pengalaman makan ramen instan jadi naik level.
Kalau kamu penasaran ingin merasakan sendiri sensasi ramen Jepang yang autentik tapi tetap praktis, saatnya cobain Ramen Yes. Tinggal pilih varian sesuai mood atau cobain dua-duanya sekalian. Ramen Yes sudah bisa kamu temukan di toko terdekat maupun berbagai toko online. Yuk, waktunya slurping ramen ala Jepang di rumah.
(kpl/wri)