Ini Alasan Rossa Laporkan Sejumlah Netizen Atas Dugaan Fitnah

17 April 2026, 20:11 WIB
Ini Alasan Rossa Laporkan Sejumlah Netizen Atas Dugaan Fitnah

Keputusan Rossa untuk melaporkan netizen penyebar fitnah ke Bareskrim Polri bukan semata-mata soal rasa sakit hati. Rossa mengaku memiliki kekhawatiran besar terhadap masa depan norma sosial di Indonesia, terutama bagi generasi mendatang.

Bagi Rossa, jika tindakan menjelekkan orang lain di media sosial dibiarkan, maka hal tersebut akan dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Ia tidak ingin perilaku buruk ini menjadi standar baru di masyarakat. Berikut selengkapnya.

"Aku berpikir 'Iya juga ya'. Anak aku pun nanti akan besar, anak-anak kita semua juga akan besar gitu. Jangan sampai hal seperti ini menjadi norma. Bahwa menjelekkan orang itu ya nggak apa-apa, 'ini kan media sosial saya'," ujar Rossa saat ditemui di Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026).

Rossa juga menegaskan bahwa setiap orang memang memiliki kebebasan di akun pribadinya. Namun, kebebasan tersebut tidak berlaku jika sudah mencatut dan merugikan nama baik orang lain.

Ia merasa perlu menyuarakan hal ini karena memiliki platform dan suara yang bisa didengar oleh banyak orang. "Tapi kan yang dipakai nama orang lain. Kalau kamu mau menjelekkan namamu sendiri silakan. Tapi ini kan nama orang lain," jelasnya.

Selain itu, Rossa mengibaratkan dampak fitnah ini terhadap nasib para pengusaha kecil atau UMKM. Ia merasa miris membayangkan jika bisnis kecil hancur hanya karena ulasan bohong atau fitnah yang sengaja disebarkan pesaingnya.

Ia ingin tindakannya ini menjadi pembelaan bagi mereka yang tidak memiliki kekuatan vokal seperti dirinya untuk melawan ketidakadilan. "Kebetulan saya punya vokal ya, bisa berbicara untuk banyak orang. Meskipun mungkin orang-orang berpikir 'Ih kenapa ya sampai kayak gitu?'. Tapi saya dan teman-teman berpikir bahwa ya kita sudah dewasa semua ya, jadi kita harus bersikap seperti orang dewasa," tuturnya lagi.

Rossa berharap langkah hukum yang ia tempuh bisa menjadi pengingat bagi publik untuk berhenti melakukan perundungan digital. Ia ingin setiap orang bisa mendapatkan manfaat dari media sosial, bukan justru menjadi korban.

"Apa yang kita lakukan bukan hanya untuk kita pribadi saja, tapi mudah-mudahan ini bisa bermanfaat buat banyak orang," pungkas Rossa.

Sumber : KapanLagi.com