Clara Shinta Gugat Cerai Suami, Tak Beri Nafkah Sebulan dan Diduga Selingkuh
15 April 2026, 11:40 WIB
Clara Shinta ungkap fakta rumah tangga, pilih cerai karena beberapa alasan ini.
Sebuah fakta mengejutkan terkuak di balik kontroversi rumah tangga selebgram Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad. Ternyata, pria yang menikahinya tersebut sempat mengalami kendala ekonomi dan tidak memberikan nafkah lahir selama satu bulan terakhir.
Meski demikian, Clara Shinta menegaskan bahwa masalah keuangan bukanlah alasan utamanya melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Baginya, kesetiaan jauh lebih berharga daripada tumpukan materi yang bisa dicari bersama-sama.
"Cuman memang pada saat itu, eh saya lagi mengalami kesulitan, suami saya sori, suami saya sedang mengalami kesulitan ekonomi yang di mana pada suatu bulan terakhir, eh satu bulan terakhir itu dia tidak memberikan nafkah. Tidak memberikan nafkah," ucap Clara Shinta saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Pebisnis sukses ini mengaku sangat menyayangkan sikap suaminya yang justru mencari pelarian kepada wanita lain di saat kondisi ekonomi sedang terpuruk. Padahal, Clara menyatakan kesediaannya untuk tetap mendampingi Alex dalam keadaan apa pun.
Rasa sakit hatinya memuncak bukan karena kantong yang kering, melainkan karena pengkhianatan di balik punggungnya. Ia merasa tidak habis pikir mengapa seorang suami tega melakukan tindakan asusila saat sang istri sedang berempati pada kesulitan keuangan keluarga.
Clara menyebut bahwa selama ini ia tidak pernah menuntut lebih soal harta dari suaminya. Fokus utamanya hanyalah menjaga keutuhan keluarga dan kebahagiaan anak-anak mereka agar tetap terjaga dengan baik.
"Kenapa pada saat kesulitan ekonomi, saya tidak meminta apa-apa sebagai istri, saya menerima suami saya dalam keadaan apapun, kenapa ada tindakan asusila itu? Gitu loh. Pada saat susah kenapa berbuat seperti itu loh, bahasa bahasa lebih mudahnya," tambahnya dengan nada getir.
Latar belakang masalah ekonomi ini sebenarnya telah coba diselesaikan secara internal, namun penemuan video asusila menjadi titik nadir kesabaran Clara. Ia merasa harga dirinya sebagai istri diinjak-injak oleh perbuatan sang suami.
Sejak kejadian tersebut mencuat, Clara memilih untuk mandiri dan tidak mengharapkan sokongan dana dari suaminya lagi. Ia lebih memilih fokus mengelola bisnisnya sendiri sembari mengurus buah hatinya yang masih kecil.
Kini, Clara Shinta memantapkan hati untuk berpisah dan memulai kehidupan baru. Ia belajar bahwa komitmen dalam sebuah pernikahan tidak hanya diuji lewat harta, namun juga melalui keteguhan hati untuk tidak saling mengkhianati.