Sedih Soal Anak, Ammar Zoni: Mereka Berhak Dapat Bapak yang Benar
06 April 2026, 14:30 WIB
Ammar Zoni tak kuasa menahan rasa sedih saat membahas nasib anak-anaknya usai membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Berada di dalam tahanan membuatnya kehilangan banyak momen berharga bersama buah hatinya.
Ammar Zoni tak kuasa menahan rasa sedih saat membahas nasib anak-anaknya usai membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Berada di dalam tahanan membuatnya kehilangan banyak momen berharga bersama buah hatinya. Hal ini menjadi penyesalan terdalam bagi Ammar yang kini tengah berjuang menghadapi kasus hukum narkoba.
Ammar merasa dirinya telah gagal menjadi sosok ayah yang baik karena harus mendekam di balik jeruji besi. Selama menjalani masa tahanan, ia tidak memiliki akses komunikasi untuk melihat perkembangan anak-anaknya secara langsung.
Namun, ia tetap menaruh harapan besar agar anak-anaknya tetap tumbuh bahagia meski tanpa kehadirannya saat ini. "Ya anak-anak itu yang pasti nomor satu. Saya sebagai bapak saya sebagai bapak telah membuang waktu saya. Membuang waktu saya kebersamaan dengan anak saya yang nggak akan balik lagi gitu kan," ungkap Ammar Zoni saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Kekhawatiran Ammar terhadap kondisi anak-anaknya sangat terlihat jelas. Meski tidak bisa memantau melalui ponsel, ia meyakini bahwa mantan istrinya telah memberikan perawatan terbaik bagi anak-anak mereka. Ia pun berharap di masa depan anak-anaknya bisa memiliki sosok ayah yang lebih baik daripada dirinya yang sekarang.
"Saya nggak tahu bagaimana keadaan anak-anak saya sekarang. Bagaimana mereka tumbuh besar, karena saya nggak bisa megang handphone dan saya nggak bisa melihat. Tapi saya yakin pasti anak-anak saya sangat sehat di luar sana bersama mamanya gitu kan. Saya berharap juga anak-anak saya juga bahagia gitu kan bersama mamanya di sana, dan... bisa mendapatkan bapak lah yang bener lah, yang baik lah, nggak seperti saya lah," jelasnya.
Ammar berjanji akan berusaha keras untuk berubah demi masa depan. Sebagai seorang publik figur, ia ingin membuktikan bahwa seseorang yang pernah terpuruk karena narkoba tetap memiliki kesempatan untuk bangkit dan menjadi contoh yang baik bagi orang lain yang sedang berjuang melawan adiksi.
"Saya akan berusaha. Saya akan berusaha menunjukkan kalau saya bisa bangkit dari keterpurukan saya. Saya berusaha untuk akan membuktikan kalau saya bisa. Saya harus menjadi contoh karena memang saya sebagai public figure harus menjadikan contoh sebagai orang penyalahguna narkoba yang berjuang melawan adiksi ini," tuturnya.
Ia pun sangat mengharapkan doa serta dukungan dari keluarga dan masyarakat luas agar proses perjuangannya ini membuahkan hasil yang positif.
"Dan saya berharap sekali dukungan dari semua masyarakat, dan saya berharap sekali dukungan atas perjuangan saya untuk melawan adiksi saya ini. Baik dari keluarga, dari teman-teman deket, semuanya," pungkas Ammar.