Ammar Zoni Bacakan Pledoi, Akui Bersalah - Sebut Bakal Jadi Kasus Terakhir
03 April 2026, 12:12 WIB
Akui kesalahan, Ammar Zoni bacakan pledoi haru! Simak pengakuan lengkapnya dan tekadnya tinggalkan narkoba, klik untuk baca selengkapnya!
Aktor Ammar Zoni kembali menjalani persidangan kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). Dalam agenda sidang kali ini, mantan suami Irish Bella tersebut membacakan nota pembelaan atau pledoi di depan majelis hakim.
Sambil menahan emosi, Ammar mengakui segala kesalahannya dan berharap proses hukum ini menjadi titik balik terakhir dalam hidupnya. Ia menyampaikan bahwa ia telah menyiapkan materi pledoi ini dengan sangat personal.
Ammar menceritakan kisah hidupnya secara jujur dan terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban. Ia merasa sudah saatnya berhenti dari lingkaran hitam narkoba yang telah menjeratnya berkali-kali.
"Dan saya pikir, di tempat ini adalah tempat terakhir untuk saya datang lagi gitu lho, hadir di tempat ini dan menjadi sebagai duduk di kursi ini (kursi terdakwa). Ini yang terakhir. Jadi saya, saya mempersiapkan pledoi ini betul-betul secara eksplisit yang saya bicarakan dari awal tentang kisah hidup saya sebenarnya," ujar Ammar Zoni saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Meski meminta keringanan, Ammar secara tegas menyatakan bahwa ia tidak merasa dirinya benar. Ia menyadari sepenuhnya bahwa tindakannya menggunakan zat terlarang adalah sebuah kesalahan besar, terutama bagi dirinya sendiri. Ia kini fokus pada pemulihan agar tidak kembali terjerumus di masa depan.
"Saya juga nggak menyatakan kalau saya secara murni gitu ya, secara murni memang tidak bersalah, enggak. Saya tahu saya bersalah. Saya bersalah, saya bersalah, yang paling penting bersalah kepada diri saya sendiri yang berkali-kali selalu jatuh, jatuh, dan jatuh lagi," katanya.
Bagi Ammar, perjuangan melawan adiksi bukanlah hal yang mudah. Ia mengibaratkan pemulihan dari ketergantungan narkoba seperti mengendarai sepeda yang harus terus dikayuh agar tidak terjatuh. Ia pun memohon dukungan dari semua pihak agar dirinya bisa benar-benar sembuh.
"Dan Alhamdulillah, menjaga recovery ini, recovery is like cycling, whenever you stop you fall. (Pemulihan itu seperti bersepeda, kapan pun kamu berhenti, kamu akan jatuh). Jadi, it's like saya harus terus mempertahankan recovery saya. Makanya saya minta dukungan juga kepada semua masyarakat," ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Ammar menegaskan bahwa ia adalah korban dari penyakit adiksi. Ia berharap masyarakat bisa mengambil pelajaran dari kasus yang menimpanya agar tidak melakukan kesalahan yang sama.
"Saya bersalah gunakan narkoba. Saya bersalah alasan apapun yang saya lakukan, saya tetap saya bersalah. Saya korban, saya sakit," tutup Ammar.