Clara Shinta Pilih Tak Labrak Pelakor Meski Kecewa Pergoki Suami Video Call Wanita Lain
31 March 2026, 16:15 WIB
Clara Shinta tulis pesan menohok usai pergoki suami video call dengan wanita lain, tapi tegaskan tak akan lakukan ini.
Setelah heboh pergoki suaminya videocall tak senonoh dengan seorang wanita, Clara Shinta baru-baru ini membagikan curahan hatinya soal rumah tangganya melalui unggahan media sosial. Dalam postingan bernuansa gelap dengan latar hitam polos, perempuan berhijab itu menuliskan pesan panjang yang diduga terkait perselingkuhan sang suami tersebut.
Dalam tulisannya, Clara memilih untuk bersikap dewasa dan bijaksana meski rasa sakit hati dan kecewanya masih sangat mendalam. Ia juga menegaskan beberapa hal dalam unggahan media sosialnya. Begini detail curhatan yang ia tunjukkan lewat Instagram story.
Setelah pergoki suaminya main gila dengan perempuan lain lewat videocall, Clara Shinta memberi beberapa pernyataan lewat media sosialnya. Secara terbuka ia mencurahkan isi hatinya atas kelakuan suaminya.
Clara seolah mencoba melihat persoalan ini secara lebih luas. Ia menyebut dirinya sadar bahwa kesalahan tidak sepenuhnya berada di pihak perempuan itu, melainkan juga pada sang suami yang menurutnya gagal menahan hawa nafsu.
Berikut isi tulisan yang tampak dalam unggahan Clara:
"UNTUK CEWE YANG VCS SAMA SUAMIKU, GPP AKU AMAN KOK, AKU GAK AKAN CARI DAN LABRAK JUGA, MESKIPUN AKU DI BLOK DULIAN SAMA SI INDAH, PADAHAL AKU UDAH DM MAU BICARA BAIK2."
Meski situasi tersebut tentu sangat menyakitkan, Clara menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk mencari atau melabrak perempuan yang terlibat. Ia menyebut bahwa perempuan yang disebut bernama Indah itu bahkan sudah memblokir akun media sosialnya, padahal ia mengaku hanya ingin menghubungi untuk berbicara baik-baik.
Clara juga mengungkapkan kekecewaannya karena menyangkan semua ini terjadi dan merasa terlalu banyak hal yang sudah dikorbankan selama menjalani pernikahan ini.
Clara Shinta justru merasa kalah dalam pernikahanya sendiri karena pernikahan yang sudah dibangun hancur gara-gara hal kecil yang tidak bisa dijaga dan direm.