Pihak Suami Maissy Ancam Ambil Langkah Hukum dan Beri Ultimatum 1x24 Jam
17 March 2026, 12:39 WIB
Dokter Riky F Saleh, suami mantan penyanyi cilik Maissy, mengadakan konferensi pers. Berikut beberapa yang menjadi concern-nya terhadap pemberitaan!
Pihak Dokter Riky Febriansyah Saleh, suami mantan penyanyi cilik Maissy, tidak hanya sekadar membantah tudingan miring yang beredar. Melalui kuasa hukumnya, mereka juga melayangkan ancaman serius akan mengambil langkah hukum, terutama terhadap pihak-pihak yang telah menyebarkan foto anak-anaknya di tengah isu negatif yang viral.
Dalam konferensi pers yang dihadiri KapanLagi dan digelar di Buncit Raya, Jakarta Selatan, pada Senin (16/03/2026), Jati selaku kuasa hukum dr. Riky memberikan ultimatum tegas. Ia meminta agar semua media sosial yang menampilkan wajah anak-anak kliennya untuk segera menghapusnya dalam waktu 1x24 jam.
Menurutnya, tindakan menyebarkan identitas anak yang dikaitkan dengan isu negatif merupakan pelanggaran hukum dan tidak bertanggung jawab.
"Saya akan mengambil langkah-langkah hukum apabila dalam satu kali 24 jam berita-berita yang menampilkan wajah anak-anak klien kami masih beredar di media sosial," tegas Jati.
Ia memaparkan bahwa privasi anak, baik sebagai korban, saksi, maupun yang berkonflik dengan hukum, dilindungi oleh undang-undang. Penyebaran foto tersebut dikhawatirkan dapat berdampak buruk pada psikologi dan mental anak-anak dr. Riky dan Maissy.
Ancaman ini sejalan dengan keluhan yang disampaikan oleh dr. Riky sendiri dalam kesempatan yang sama.
"Saya sangat menyayangkan pemberitaan-pemberitaan ini baik dari akun-akun maupun media sosial yang menampilkan foto anak-anak saya yang sama-sama kita ketahui bahwa anak mempunyai karakter privasi di mana dilindungi oleh undang-undang," ujar dr. Riky.
Selain soal foto anak, pihak dr. Riky juga membuka kemungkinan untuk melaporkan penyebar isu awal. Namun, untuk saat ini mereka masih menunggu adanya itikad baik dari pihak-pihak terkait.
"Saya masih menunggu itikad baik aja. Kita udah memiliki beberapa list," ungkap Jati.
Langkah tegas ini menunjukkan bahwa dr. Riky dan timnya tidak akan tinggal diam. Mereka siap membawa masalah ini ke ranah hukum jika peringatan dan ultimatum yang diberikan tidak diindahkan.