Peluncuran Trailer & Ost Film 'SUAMIKU LUKAKU', Kris Dayanti Bawakan 'Aku Bangkit'
14 March 2026, 16:11 WIB
Kris Dayanti menyampaikan bahwa lagu tersebut bukan hanya tentang karya musik semata. Ia menilai lagu ini juga mewakili suara perempuan yang selama ini sering dibungkam.
Kris Dayanti tampil membawakan lagu berjudul Aku Bangkit secara live lewat sebuah acara bertajuk peluncuran Trailer & Original Soundtrack SUAMIKU LUKAKU pada 13 Maret 2026.
Diketahui bahwa diva Indonesia ini dipercaya untuk menjadi pengisi suara original soundtrack film SUAMIKU LUKAKU. Keterlibatannya menjadi bagian penting dalam menghadirkan nuansa emosional yang sejalan dengan cerita film.
Acara tersebut dihadiri oleh komunitas Movievers yang memenuhi kursi studio di Cinema XXI Epicentrum Kuningan pada Jumat, 13 Maret 2026.
Film SUAMIKU LUKAKU sendiri mengangkat kisah yang berkaitan dengan luka dan keberanian seorang perempuan. Lagu yang dibawakan Kris Dayanti kemudian hadir sebagai penguat pesan yang ingin disampaikan melalui alur cerita film.
Kris Dayanti menyampaikan bahwa lagu tersebut bukan hanya tentang karya musik semata. Ia menilai lagu ini juga mewakili suara perempuan yang selama ini sering dibungkam.
"Ini tentang suara yang selama ini dibungkam. Tentang perempuan yang belajar bangkit dari luka. Tentang keberanian untuk tidak lagi hidup dalam diam," ujarnya.
Melalui lagu tersebut, Kris Dayanti juga mengingatkan bahwa kekerasan tidak seharusnya disembunyikan. Ia menyampaikan pentingnya dukungan antarperempuan agar berani bersuara.
"Melalui lagu ini, kita diingatkan bahwa kekerasan bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Sudah waktunya kita saling mendukung, saling menguatkan, dan memutus rantai keheningan," ungkapnya.
SUAMIKU LUKAKU mengisahkan kehidupan Amina (Acha Septriasa), seorang perempuan lembut yang terjebak dalam pernikahan penuh penderitaan dengan Irfan (Baim Wong). Di mata publik, Irfan dikenal sebagai sosok terhormat karena ceramah-ceramahnya yang menginspirasi.
Namun di balik itu semua, ia justru menjadi sosok yang menakutkan bagi keluarganya sendiri. Di rumah, Amina harus menghadapi kekerasan fisik, pemerkosaan dalam pernikahan, serta manipulasi emosional yang terus terjadi dari hari ke hari.
Situasi semakin berat ketika putri mereka, Nadia, mengalami penyakit jantung yang kondisinya terus memburuk. Dalam keputusasaan itu, Amina bertemu dengan Zahra (Raline Shah), seorang pengacara pemberani yang memperjuangkan hak-hak perempuan.
Situasi semakin berat ketika putri mereka, Nadia, mengalami penyakit jantung yang kondisinya terus memburuk. Dalam keputusasaan itu, Amina bertemu dengan Zahra (Raline Shah), seorang pengacara pemberani yang memperjuangkan hak-hak perempuan.
Berlatar antara kehidupan kota di Bangka Belitung dan nuansa spiritual di Pulau Bangka, kisah ini menjadi cerita tentang perlawanan seorang perempuan, kekuatan seorang ibu, serta perjuangan menuju kebebasan dari belenggu kekerasan.