Pandji Pragiwaksono Jalani Pemeriksaan Kedua di Bareskrim, Dicecar 17 Pertanyaan Terkait Kasus Adat Toraja
09 March 2026, 19:15 WIB
menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus yang menyeret nama masyarakat adat Toraja. Akses artikel selengkapnya di KapanLagi.com berikut ini!
Pandji Pragiwaksono kembali mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus yang menyeret nama masyarakat adat Toraja, Senin (9/3/2026). Kehadiran komika senior ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai keterlibatannya dalam sidang adat yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Pandji menyatakan bahwa agenda utamanya hari ini adalah memberikan penjelasan mengenai kronologi dan hasil dari proses adat yang dijalaninya di Toraja. Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Haris Azhar, untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai dengan koridor yang berlaku, terutama terkait implementasi keadilan restoratif.
Pandji tampak tenang menghadapi proses ini dan menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh prosedur hukum. Ia berharap penjelasan yang diberikan dapat memperjelas duduk perkara yang selama ini menjadi perhatian publik.
"Iya, ditanya terkait kehadiran saya di Toraja ketika saya melaksanakan sidang adat Toraja. Pertanyaannya seputar itu dan klarifikasi sudah diberikan oleh saya. Moga-moga kasusnya bisa cepat selesai," kata Pandji Pragiwaksono di Bareskrim Polri, Senin (9/3/2026).
Terkait detail teknis pemeriksaan, Pandji menyebutkan jumlah pertanyaan yang cukup banyak. Fokus penyidik memang tertuju pada aktivitas Pandji saat berada di wilayah adat tersebut beberapa waktu lalu.
"17 ya, kalau nggak salah. Nggak semuanya terkait sidang adat aja," ucapnya.
Meski harus berhadapan dengan hukum, Pandji mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya memastikan kondisinya tetap fit, terlebih saat ini ia juga sedang menjalankan ibadah di bulan suci bagi umat Muslim.
"Nggak ada persiapan apa-apa, saya cuman siap ditanya aja. Paling persiapan menjalankan puasa dengan khidmat aja," kata Pandji.
Pandji menyerahkan sepenuhnya urusan pembuktian administratif kepada pihak terkait di masyarakat adat. Baginya, fokus utama saat ini adalah memberikan keterangan yang jujur dan transparan kepada pihak kepolisian.
"Nggak ada. Itu kayaknya lebih ke ditanyakan kepada teman-teman di masyarakat adat deh," katanya.