Ammar Zoni Jalani Ramadan di Penjara, Makin Religius dan Fokus Salat Tahajud
06 March 2026, 00:20 WIB
Ammar Zoni jalani bulan Ramadan pertama di penjara karena kasus narkoba, begini perubahannya kini. Simak yuk!
Bulan suci Ramadan tahun ini dilewati Ammar Zoni di dalam Lapas Cipinang dengan cara yang berbeda. Di tengah proses hukum yang masih terus berjalan, mantan suami Irish Bella ini dikabarkan mengalami perubahan karakter yang lebih baik. Ammar kini memilih untuk lebih banyak menghabiskan waktu dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, mengungkapkan bahwa kliennya saat ini jauh lebih tenang dan fokus menjalankan ibadah puasa. Suasana penjara yang tertib ternyata memberikan ruang bagi Ammar untuk merenungi perjalanan hidupnya. Perubahan sikap Ammar ini terlihat jelas dari aktivitas kesehariannya di dalam sel.
Simak juga berita lainnya di Liputan6.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
"Jadi itulah, jadi kita membangun kondisi ini supaya keputusan kan lebih enak, Amar juga lebih konsentrasi dan lebih banyak berdoa dia sekarang, dia puasa, dia banyak berdoa, dia tahajud," kata Jon Mathias di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026).
"Nah dia kan fokus ke itu aja dan keluarganya juga begitu. Jadi enggak ada lagi ada berita-berita yang ya menjustifikasi, ya mungkin ya dari pihak-pihak yang menangani perkara kan," tambahnya.
Ammar juga menyampaikan pesan melalui tim pengacaranya bahwa dirinya merasa diperlakukan dengan baik selama berada di tahanan. Proses adaptasi di Lapas Cipinang berjalan dengan lancar. Baginya, aturan disiplin yang ada di sana justru membantu dirinya membangun kembali karakter yang sempat goyah.
"Amar juga berpesan ke media bahwa selama ini kan dia di lapas diperlakukan dengan baik dan alhamdulillah juga berotasi ke Lapas Cipinang, ke Pak Menteri Kumham, ke Lapas juga bahwakan dengan adanya apa ya, hukuman yang ibaratnya ya pembinaan karakter lah, ya kan," ungkap Jon Mathias.
"Kan seperti hukum disiplin yang diberikan pihak lapas kan ya itu kan sudah memperbaiki terus karakter Amar selama ada di lapas dengan status high risk ini," lanjutnya.
Selain mental, layanan fisik di dalam Lapas juga mendapatkan apresiasi dari pihak Ammar. Mulai dari urusan pakaian hingga makanan untuk sahur dan berbuka puasa, Ammar merasa semua kebutuhannya terpenuhi dengan standar yang baik. Hal ini membuatnya bisa menjalankan ibadah Ramadan tanpa hambatan fisik yang berarti.
"Yang jelas pelayanan lapas di sini ini menurut kami juga sangat bagus, baik itu masalah pakaiannya, masalah makannya, masalah sahurnya, kemudian masalah berbuka puasanya, nah kemudian pembinaan karakternya, apalagi ini kan bulan Ramadan, lebih banyak diarahkan ke pembinaan karakter. Nah inilah kami merasa berterima kasih kepada Kalapas, kemudian juga kepada Pak Menteri Kumham," jelas Jon Mathias.