Tina Toon Curhat Jadi Ibu dan Wakil Rakyat, Rela Tinggalkan 'Me Time'

20 February 2026, 09:35 WIB
Tina Toon Curhat Jadi Ibu dan Wakil Rakyat, Rela Tinggalkan 'Me Time'

Bagi Tina Toon, menjalani peran ganda sebagai ibu baru sekaligus wakil rakyat tentu bukan perkara mudah. Hal ini dirasakan betul olehnya pasca melahirkan anak pertama. Tina harus pintar-pintar membagi waktu antara mengurus keluarga dan melayani masyarakat. Kesibukannya yang padat membuatnya harus merelakan waktu pribadi atau me time.

Tina mengaku bahwa sejak memiliki anak, prioritas hidupnya berubah total. Ia tidak lagi bisa leluasa nongkrong bersama teman-teman atau memanjakan diri di salon seperti dulu. Waktu luangnya kini sepenuhnya didedikasikan untuk sang buah hati dan pekerjaan.

Simak juga berita lainnya di Liputan6.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

"Mungkin kalau sekarang, makanya mohon maaf banget ada beberapa hal yang aku enggak bisa kongko-kongko, misalnya sama temen juga benar-benar enggak ada waktu. Me time juga enggak ada waktu," ungkap Tina dengan nada sedikit menyesal namun ikhlas.

Bahkan untuk urusan perawatan diri, Tina hanya bisa melakukannya jika ada acara penting atau mendesak. Ia lebih memilih menggunakan waktu istirahatnya untuk menemani tumbuh kembang anaknya yang sedang lucu-lucunya.

"Mungkin kalau kayak ke salon cuman pas hari besar doang atau bener-bener urgent banget gitu, urgent baru gitu. Jadi sekarang benar-benar ya kalau kerjaan bener-bener yang kerjaannya gitu," lanjutnya.

Meskipun melelahkan, Tina merasa bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama sang suami dan ibunya. Mereka turut andil dalam mengasuh si kecil, sehingga Tina bisa tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dengan baik.

"Makanya aku juga sebenarnya karena yang bantuin banyak juga, dari mama aku sendiri, terus suami juga support banget dan dia hands on juga, terus ada memang dibantu juga sama nanny," jelas Tina.

Bagi Tina, menjadi ibu bekerja adalah sebuah pilihan yang harus dijalani dengan komitmen. Ia berusaha menyeimbangkan peran domestik dan publiknya sebaik mungkin, meskipun itu berarti harus mengorbankan kesenangan pribadinya demi masa depan anak dan tanggung jawab kepada rakyat.

"Jadi ya udah parenting, parenting ala kita masing-masing aja gitu. Maksudnya secukupnya dalam arti yang penting dia sehat, kita jaga kan milestone itu kan kayak misalnya vaksinnya, susunya, asupan gizinya," pungkas Tina.

Sumber : KapanLagi.com