Ammar Zoni Kirim Surat Pribadi Untuk Presiden, Berharap Keadilan

20 February 2026, 09:30 WIB
Ammar Zoni Kirim Surat Pribadi Untuk Presiden, Berharap Keadilan

Di tengah proses hukum yang masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ammar Zoni diketahui melakukan langkah pribadi dengan mengirimkan surat kepada Presiden. Langkah ini diambil di luar koordinasi langsung dengan tim penasihat hukumnya.

Jon Mathias selaku kuasa hukum membenarkan adanya tindakan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa tim hukum saat ini tetap fokus pada proses persidangan dan upaya-upaya hukum formal lainnya untuk membela Ammar.

"Ya itu kan langkah yang dilakukan secara pribadi oleh Ammar. Ya tentu nanti pasti jawabannya ke Ammar kan. Langsung ke dia," ungkap Jon Mathias di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).

Baca berita lain tentang Ammar Zoni di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

Jon Mathias menjelaskan bahwa tugasnya sebagai pengacara adalah menyiapkan memori untuk langkah hukum selanjutnya jika diperlukan.

Saat ini, konsentrasi utama tim Ammar Zoni adalah menghadapi fakta-fakta yang muncul di persidangan tiap minggunya.

"Kalau PH (Penasihat Hukum) kan lagi mempersiapkan mengajukan kasasi, amnesti, abolisi itu kan harus ada dulu dilampirkan putusan-putusan lama. Nah kami kan lagi konsentrasi di persidangan ini kan gitu," kata Jon Mathias.

Selain masalah surat, Jon juga sempat ditanya mengenai perkembangan asesmen dari LPSK untuk kliennya. Hingga saat ini, belum ada jawaban pasti mengenai permohonan agar Ammar bisa dipindahkan ke rumah aman.

"Harusnya kan kalau enggak dikabulkan pasti ada jawabannya dari LPSK yang setahu saya. Kalau dikabulkan berarti Ammar kan mesti dipindahkan ke rumah aman dong. Ya berarti kan belum ada dikabulkan," jelas Jon Mathias.

Ammar sendiri memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai detail surat tersebut dan lebih fokus menjalani ibadah puasa pertamanya di penjara.

Ia hanya memohon doa agar proses hukumnya bisa segera selesai. "Makasih ya semua temen-temen media," pungkas Ammar Zoni.

Sumber : KapanLagi.com