7 Potret Azizah Salsha di Ultah 22 Tahun, Belajar Menerima dan Memaafkan Diri Sendiri
18 October 2025, 14:07 WIB
Begini curhatan panjang Azizah Salsha di perayaan ulang tahunnya yang ke 22, belajar banyak hal.
Baru saja merayakan ulang tahun yang ke-22, Azizah Salsha membagikan curhatan panjangnya lewat unggahan di media sosial. Zize mengaku banyak merasakan hal yang berbeda.
Meski tak sesuai harapannya, tapi ia belajar dewasa. Zize juga meminta maaf karena masih jauh dari sempurna, tapi ia akan terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Simak juga berita Azizah Salsha lainnya di Liputan6.com.
Baru saja bercerai dari Pratama Arhan dan kini bertambah usia jadi 22 tahun, Azizah Salsha membagikan isi hatinya dalam tulisan panjang di unggahan terbaru.
"22 terasa berbeda. Untuk beberapa waktu, hidup terasa mudah, seolah semuanya berjalan sesuai rencana. Tapi bertambah dewasa mengajarkan aku bahwa tidak semuanya akan selalu berjalan sesuai keinginanku, dan itu tidak apa-apa," ungkapnya dalam keterangan unggahan.
"Kalau usia 20 terasa seperti sudah sangat lama berlalu, maka di usia 22 ini rasanya aku sudah melalui banyak hal. Kadang aku berharap masih punya semangat bahwa dunia ada di hadapanku, dan sejujurnya, ulang tahun bukan lagi sesuatu yang terlalu kutunggu-tunggu," sebutnya.
"Tahun ini, harapanku adalah menemukan kedamaian, merasa cukup dengan diriku sendiri, dan bersyukur atas hidup yang kumiliki. Hanya ingin terus tumbuh, hadir sepenuhnya di setiap momen, dan membiarkan orang berpikir atau berkata apa pun sementara aku fokus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik," ucapnya.
"Tapi meskipun begitu, aku sangat bersyukur dan bahagia bisa memulai tahun ini bersama orang-orang terdekat yang selalu ada untukku apa pun yang terjadi, serta bisa berbagi dengan mereka yang kurang beruntung dariku," lanjut Zize.
"Ada banyak hal yang kupelajari selama setahun terakhir. Aku belajar pelan-pelan untuk menerima diri sendiri, dengan segala kekurangan dan prosesnya, menerima dan memaafkan diri atas hal-hal yang dulu belum aku pahami," jelasnya.
"Aku juga belajar bahwa tidak semua hal bisa dipaksakan, dan bahwa melepaskan serta menerima juga merupakan bentuk kekuatan, sambil tetap menghargai kenangan dan hubungan yang tercipta di sepanjang perjalanan," tuturnya.